Esensi Guru di Abad XXI

 Membangun Kemampuan Guru yang Kreatif dan Inovatif di Era Industry 4.0 and Society 5.0


Oleh : Salsabila Nadiva Faicha Putri & Dr. Muhammad Rohmadi, S.S., M.Hum., sebagai Dosen PBSI FKIP UNS, Ketua Umum ADOBSI, & Penggiat Literasi Arfuzh Ratulisa






Dalam perkembangan IPTEK sekarang ini, dunia sudah memasuki era ”Industry 4.0 dan Society 5.0”, di era ini pula banyak sekali transformasi digital yang dialami oleh hampir seluruh pihak secara global. Semakin berkembangnya bidang internet teknologi, maka seorang tenaga pendidik juga harus berkembang sesuai dengan era saat ini. Tenaga pendidik perlu meningkatkan kemampuannya dalam mendidik peserta didik secara kreatif dan inovatif, agar perkembangan IPTEK memiliki dampak dan manfaat positif bagi dunia pendidikan.

Menjadi guru yang kreatif dan inovatif di abad ke-21 memerlukan kombinasi keterampilan dan pendekatan yang dapat membantu siswa mengembangkan kreativitas, keterampilan memecahkan masalah, serta berpikir kritis, menilai, dan berjiwa wirausaha. Berikut beberapa tips dan strategi yang dapat membantu guru menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam mengajar:

  1. Memahami karakteristik dan potensi siswa : Guru perlu memahami keadaan dan minat siswa, preferensi dan gaya belajar siswa untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan menarik yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka.
  2. Menggunakan sistem pembelajaran digital : Guru harus menggunakan alat dan platform digital untuk menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan personal yang  meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa.
  3. Mengembangkan keterampilan kognitif siswa : Guru harus fokus pada pengembangan keterampilan bakat dan minat mereka, seperti kesadaran diri, kecerdasan emosional, dan ketahanan, untuk lebih terhubung dengan siswa  dan menciptakan lingkungan belajar yang positif.
  4. Membuat materi pembelajaran yang kreatif : Guru hendaknya membuat materi pembelajaran yang kreatif dan menarik, seperti video, podcast, dan permainan interaktif, yang dapat membantu siswa belajar dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.
  5. Berkolaborasi dengan guru lain : Guru harus berkolaborasi dengan guru lain untuk berbagi ide, sumber daya, dan praktik terbaik, serta menciptakan komunitas belajar yang suportif dan kolaboratif.
  6. Mengembangkan keterampilan berpikir kritis : Guru harus membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis dengan mendorong mereka untuk mengajukan pertanyaan, menganalisis informasi, dan mengevaluasi argumen.
  7. Mendorong kreativitas : Guru harus mendorong siswa untuk menjadi kreatif dan berpikir di luar kebiasaan dengan memberikan mereka kesempatan untuk mengeksplorasi ide-ide baru, bereksperimen mencoba hal baru dengan pendekatan yang berbeda, dan mengekspresikan diri dengan cara yang berbeda.
  8. Mengintegrasikan teknologi : Guru harus mengintegrasikan teknologi ke dalam pengajaran mereka seiring berjalannya waktu untuk meningkatkan pengalaman belajar dan mempersiapkan siswa menghadapi era digital.
  9. Fokus pada keterampilan berpikir tingkat tinggi : Guru harus fokus pada pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi, seperti analisis, sintesis, dan evaluasi, untuk membantu siswa menjadi pemikir mandiri dan kritis.
  10. Keterbukaan terhadap perubahan : Guru harus terbuka terhadap perubahan dan bersedia menyesuaikan metode pengajarannya untuk memenuhi perubahan kebutuhan siswanya dan  perubahan kebutuhan abad ke-21.
Dengan mengikuti beberapa strategi tersebut, guru dapat menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam pengajarannya, sekaligus membantu siswa mengembangkan keterampilan dan kompetensi yang diperlukan untuk berhasil di abad ke-21.

Dalam perkembangan ini pula seorang tenaga pendidik dituntut untuk mengoptimalkan teknologi dalam pembelajaran abad 21, dengan dapat melakukan strategi seperti :

  1. Gunakan alat dan platform digital : Guru dapat menggunakan alat dan platform digital untuk menciptakan pengalaman belajar yang dipersonalisasi yang dapat meningkatkan kemampuan siswa keterlibatan dan motivasi.
  2. Mengintegrasikan teknologi ke dalam pengajaran : Guru dapat mengintegrasikan teknologi ke dalam pengajaran mereka untuk meningkatkan pengalaman belajar dan mempersiapkan siswa menghadapi era digital. Misalnya, guru dapat menggunakan platform pembelajaran online, aplikasi pendidikan, dan media sosial untuk memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi antar siswa.
  3. Memberikan akses terhadap teknologi : Guru dapat memberikan akses terhadap teknologi bagi siswa yang  tidak memiliki akses di rumah, seperti dengan menyediakan laptop atau tablet di kelas.
  4. Menggunakan mixed learning : Guru dapat menggunakan mixed learning, yang menggabungkan pengajaran tradisional tatap muka dengan media digital dan online, untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih gesit dan fleksibel.
  5. Mendorong literasi digital : Guru dapat mendorong literasi digital (seperti ebook, bookflip, dll), dengan mengajarkan siswa cara menggunakan teknologi secara efektif dan bertanggung jawab serta dengan mendorong pemikiran kritis dan keterampilan pendidikan siswa.

8.     Dengan mengikuti beberapa strategi diatas, guru dapat mengoptimalkan teknologi dalam proses belajar mengajar serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih menyenangkan dan efektif bagi siswanya.





SUMBER ARTIKEL REFERENSI

 

Rustam, A. (2019). Guru Abad 21 Harus Kreatif dan Inovatif. Diakses pada 7 November 2023 dari https://pwmjateng.com/guru-abad-21-harus-kreatif-dan-inovatif/

Zduhud, S. (2022). TIPS MENJADI GURU KREATIF DAN INOVATIF DI ERA DIGITAL. Diakses pada 7 November 2023 dari https://guruinovatif.id/@septizdn/tips-menjadi-guru-kreatif-dan-inovatif-di-era-digital

Kusnasari, Z. Z. (2023). Inovasi Pembelajaran Abad 21: Potret Guru Kreatif dan Inovatif yang Mengembangkan Kompetensi dan Karakter Berkualitas. Diakses pada 7 November 2023 dari https://www.kompasiana.com/zanidazulfana/65499461ee794a5d9a095f12/inovasi-pembelajaran-abad-21-potret-guru-kreatif-dan-inovatif-yang-mengembangkan-kompetensi-dan-karakter-berkualitas

Maulana, F. (2023). Kuliah Umum Magister Ilmu Pendidikan: Model Pembelajaran Kreatif dan Inovatif Abad ke-21. Diakses pada 7 November 2023 dari https://umj.ac.id/kabar-kampus/2023/10/kuliah-umum-magister-ilmu-pendidikan-model-pembelajaran-kreatif-dan-inovatif-abad-ke-21/

Ilmiah K., dkk. (2019). Kelompok 4 Sikap Dan Ciri Guru Abad 21. Diakses pada 7 November 2023 dari https://www.scribd.com/document/428368357/Kelompok-4-Sikap-Dan-Ciri-Guru-Abad-21

Ghina, N. A. (2022). GURU DI ABAD 21. Diakses pada 7 November 2023 dari https://freshuinjkt.com/new_article/guru-di-abad-21/

Alaydrus, R. (2017). 7 Karakteristik Guru Abad 21. Diakses pada 7 November 2023 dari https://pendidikkreatif.wordpress.com/2017/01/07/7-karakteristik-guru-abad-21/

Butar, P. E. B. (2019). Karakteristik Guru Abad 21. Diakses pada 7 November 2023 dari https://sokrates.id/2019/06/21/karakteristik-guru-abad-21/

Azizah, N. (n.d.). KREATIVITAS GURU DI ERA ABAD KE-21 DALAM DUNIA PENDIDIKAN. Diakses pada 7 November 2023 dari https://osf.io/yt6sv/download

(N.d.). Diakses pada 7 November 2023 dari https://pintek.id/blog/guru-zaman-now/

(N.d.). Diakses pada 7 November 2023 dari https://www.uinjkt.ac.id/menjadi-guru-di-abad-21/

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentingnya EYD Edisi V

Bahasa Indonesia dalam Berbagai Konteks dan Fungsi di Kehidupan